Ritme scroll
Rencanakan di mana pembaca berhenti, melihat reveal, dan berpindah antar beat.
Ubah skrip dan outline menjadi storyboard webtoon vertikal dengan beat panel, ritme scroll, momen karakter, latar, dan pacing di level episode.
Outline episode
Prompt to result
Alur storyboard
Episode
jadi beat vertikal
Panel
diatur untuk scroll
Workflow preview
Storyboard membantu kreator mengecek pacing, urutan adegan, posisi karakter, dan timing reveal sebelum masuk ke ilustrasi webtoon final.
Mulai dari adegan, skrip, atau ringkasan episode.
Buat urutan panel, pacing scroll, dan momen reveal.
Gunakan storyboard untuk membuat karakter, latar, dan panel final.
Mulai dari adegan, skrip, atau ringkasan episode.
Buat urutan panel, pacing scroll, dan momen reveal.
Gunakan storyboard untuk membuat karakter, latar, dan panel final.
Workflow ini fokus pada proses produksi webtoon: bagaimana skrip berubah menjadi beat vertikal, bukan sekadar gambar terpisah.
Tambahkan urutan adegan, catatan cast, dan alur emosi.
Tinjau pacing panel, reveal, latar, dan beat karakter.

Komik vertikal bergantung pada timing, jarak, cliffhanger, dan ritme adegan. Storyboard membuat semua keputusan itu terlihat jelas.
Rencanakan di mana pembaca berhenti, melihat reveal, dan berpindah antar beat.
Jaga lokasi dan karakter tetap konsisten sebelum generasi final.
Perbaiki rencana episode sebelum berinvestasi di panel final yang sudah dipoles.

Planning
Gunakan AI untuk membagi adegan menjadi panel yang mengikuti pacing long-scroll dan momen reveal cerita.

Script
Gunakan logika perencanaan skrip yang sama untuk episode webtoon, storyboard film, halaman komik, dan pipeline storyboard-to-video.
Sertakan alur episode, jumlah panel, cliffhanger, dan beat emosi.
Buat beat vertikal, alur adegan, dan pacing reveal yang membuat episode lebih mudah diproduksi.