Peta act dan sequence
Bandingkan setup, eskalasi, midpoint, krisis, klimaks, dan resolusi di seluruh cerita secara sekilas.
Ubah scene, beat, tekanan karakter, lokasi, dan titik balik menjadi peta cerita yang mudah dibaca. Temukan celah pacing lebih awal, lalu buka sequence yang tepat untuk direvisi atau divisualkan.
Membuka workspace proyek storyboard LlamaGen.

Northline / arahan visual
Satu dunia cerita, mengalir dari screenplay hingga produksi.
Zoom out tanpa kehilangan halaman
Tampilan struktur harus menampilkan kausalitas, tekanan, ritme, dan setup/payoff—bukan menghias outline kedua yang menjauh dari draf. Gunakan untuk menentukan di mana pekerjaan yang lebih dalam dibutuhkan.
Bandingkan setup, eskalasi, midpoint, krisis, klimaks, dan resolusi di seluruh cerita secara sekilas.
Lacak tujuan scene, perubahan nilai, panjang, lokasi, dan fokus karakter untuk menemukan pengulangan atau tekanan yang hilang.
Buka sequence yang lemah atau penting lalu ubah beat-nya menjadi ide shot, referensi, dan frame storyboard.

Contoh kerja · Struktur yang mudah dibaca
Timeline visual membantu Anda melihat rentang panjang tanpa eskalasi, karakter yang terisolasi, lokasi yang berulang, atau beat yang muncul tanpa setup. Penulis memutuskan arti pola-pola itu.
Workflow-nya
Mulai dari keseluruhan cerita, lalu bergerak ke scene atau beat terkecil yang bisa menyelesaikan masalah.
Tempatkan peristiwa pemicu, komitmen pertama, midpoint, krisis, klimaks, dan perubahan emosional yang menghubungkannya.
Tanyakan apakah setiap scene menciptakan kondisi untuk scene berikutnya, atau hanya mengulang informasi dan suasana.
Fokuskan penulisan dan kerja storyboard pada scene yang membawa pembalikan, keputusan, dan rantai setup/payoff.
Jelajahi workflow yang terhubung
AI Script Doctor
Tinjau struktur, dorongan karakter, fungsi scene, pacing, tema, dan dialog dengan workflow diagnosis-first yang mengubah catatan samar menjadi pilihan revisi yang terprioritaskan dan bisa dieksekusi.
Scene, beat, properti, dan lokasi
Atur bagian-bagian yang membuat scene bisa dimainkan dan divisualkan: beat dramatis, lokasi berulang, hero prop, kehadiran karakter, dan catatan kontinuitas yang menghubungkan satu momen ke momen berikutnya.
Storyboarding AI dari konteks scene
Uraikan scene menjadi shot berurutan, tentukan framing dan intent performa, hasilkan referensi visual, dan jaga karakter serta lingkungan tetap konsisten dari satu frame ke frame berikutnya.
FAQ
Tampilan ini harus membantu Anda membandingkan act, sequence, scene, beat, fokus karakter, lokasi, perubahan nilai, dan hubungan setup/payoff tanpa terlepas dari draf aslinya.
Tidak. Kerangka beat adalah alat diagnosis, bukan template wajib. Gunakan kerangka yang menjelaskan masalah cerita Anda dan abaikan bagian yang tidak mendukung intent Anda.
Visualisasi mengidentifikasi scene yang membawa perubahan paling kuat, memperjelas urutan beat di dalam sequence, dan membantu Anda menginvestasikan tenaga visual di tempat yang paling penting.
Mulai dari scene, jaga setiap keputusan kreatif tetap terlihat, lalu ubah cerita menjadi storyboard yang bisa Anda poles, bagikan, presentasikan, dan ekspor.